Minggu, 13 Mei 2012

MATAHARI



Kita membenci sinar matahari saat siang
yang membakar kulit, membuat kegerahan, dan emosi.
Namun kita sama-sama mencintai sinar matahari saat pagi
yang membangunkan kita dengan belaian lembut sinarnya.


Bagiku romantis bukan saat kita melihat terbitnya matahari
ataupun terbenamnya matahari. Tetapi melihat dan merekam
setiap senyum yang kamu buat.
melihat kegerahan dan emosi diwajahmu akupun mulai bertanya-
tanya masi adakah keyakinan akan belaian lembut 
sinar matahari di dalam hatimu.

Namun apabila keyakinanmu mulai pudar oleh sinar matahari
izinkan aku untuk mewarnainya lagi 
dan membagi apa yang ku simpan dalam hati.

Biarlah kita bertemu lagi ditempat dimana kita pertama kali memulainya.
Disanalah kita akan memulai  lagi semua dari awal dari nol lagi dimana,
pada  saat itu kita tidak mempunyai perasaan apapun, 
selain keinginan untuk saling mengenal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gunakan bahasa yang baik